Bali dan Pantainya yang Eksotik (1)

Posted by

Hari pertama dilalui ke beberapa titik (2/11/2017), dari bandara Ngurah Rai  kami dijemput Bus travel Surindar. Rute hari ini dimulai di  UKM Pie Susu Sari. Sesampainya di UKM Pie Susu Sari dan berdiskusi dengan pemiliknya, rombongan berlanjut ke tempat makan, Rumah makan itu terletak berseberangan dengan toko Krisna. Jadi, sambil nunggu makanannya disiapkan. saya bersama teman-teman berjalan berkeliling sambil melihat-lihat baju bali, sarung bali, permainan tradisional, makanan cemilan, sandal, kosmetik dan lain sebagainya.

Pantai PANDAWA

Lanjut itu, kami menuju pantai Pandawa, Lokasinya strategis menempati jalur perjalanan wisata arah Bali Selatan, dan terletak di desa Kutuh, Kecamatan Kutas Selatan, Kab. Badung, sehingga dikenal juga dengan nama pantai Kutuh. keberadaan patung pewayangan keluarga Pandawa yakni Dewi Kunti, Dharma Wangsa, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa yang berada pada tebing batu kapur seakan-akan menyambut para tamu. Dulunya pantai ini bernama secret beach oleh turis asing. karena letaknya yang tertutupi oleh batuan kapur.

Tebing Pantai Pandawa

Pantai ini cukup ramah, ombaknya tenang, selain berenang, di pantai ini juga tersedia jasa sewa kano untuk rekreasi air. Selain itu, banyak tempat-tempat makan yang menjual berbagai makanan lokal, seperti nasi goreng, mie goreng dan hidangan laut bakar. Ada pula beberapa café yang menyediakan menu makanan barat. Ada pula kursi untuk berjemur berserta payung yang dapat di sewa.

Pantai Pandawa

Sambil berjalan-jalan di teriknya panas matahari siang itu, dari langit Pantai Pandawa terlihat olahraga Paralayang. Berencana ingin mencoba aktivitas paralayang itu, sayapun menanyai ibu yang sedang menawarkan jasa sewa payungnya. Untuk sampai kesana dari bibir pantai cukup jauh karena harus naik kembali ke atas, sedang waktu yang diberikan selama di Pantai satu jam. Yah, cukuplah melihatnya saja dan berdoa akan melakukannya suatu hari.

Pantai DREAMLAND

Setelah menikmati keindahan Pantai Pandawa, perjalanan dilanjutkan ke Pantai Dreamland yang berada di daerah Pecatu, di kawasan Bali Selatan. Karena tempatnya yang sepi dan deburan ombak terlihat sangat menggoda, liukan serta gulungan ombak menjadi tantangan menarik. Wajarlah jika pantai ini menjadi surganya para penyuka surfing. Terlebih kebersihan pantainya serta pasir putihnya memanjakan para pengunjung yang datang. Saat saya ke sana lebih banyak wisatawan mancanegara yang datang, selain  surfing mereka juga terlihat sedang  berjemur.

Memasuki Area Pantai Dreamland

berjemur dan surfing di Pantai Dreamland

Memasuki waktu Ashar, rombongan yang dipandu oleh Bli Nyoman sebagai guide dalam perjalanan ini singgah di Mesjid Agung Palapa yang masih berada di kawasan Pantai Dreamland.  Mesjidnya megah dengan desain interior terbuka dan sejuknya angin membawa dalam damainya hati.

Pantai Pabuahan

Kami melanjutkan perjalanan Pantai Pabuahan di Jembrana untuk makan malam. Sebelum matahari terbenam kami sudah sampai sehingga menikmati sunset di pinggir pantai. Di sana berjejer meja dan kursi sepanjang bibir pantai, terlihat  turis mancanegara dari Asia seperti China, India mendominasi malam itu. Dan setelah perjalanan yang panjang, bus mengantarkan kami ke tempat peristirahatan di  Love Hotel di Legian.

Menanti Sunset

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *