YhanthyDech's Blog

It's abOut Life, You, mE anD Them
Pembekalan dan Meet Up Dosma dari Perguruan Tinggi di Indonesia

Pembekalan dan Meet Up Dosma dari Perguruan Tinggi di Indonesia

Ceritanya masih berlanjut yah teman, setelah makan dan shalat duhur di mushalla, sayapun naik ke lantai 10 melalui lift bersama teman-teman dosma dari Makassar dan satu orang dari Palu. Di ruangan sudah nampak penuh dengan kehadiran dosen magang, tahun ini pesertanya berjumlah sebanyak 165 dosen dari 116 PTS dan PTN yang akan ditempatkan di sembilan Perguruan Tinggi Pembina yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Padjajaran (UNPAD), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) dan Universitas Negeri Malang. Kegiatan dosen magang ini sudah dilakukan semenjak tahun 2008.

Baca juga : Cerita Dosen Magang: Awal Keberangkatan ke Pulau Jawa

Pukul 5 sore Pak Komang selaku ketua panitia memberikan penjelasan tentang sejarah awal program ini dilakukan dan apa saja yang akan dilakukan selama berada di kampus pembina. Ada lima hal yang disampaikan olehnya, yaitu tata kelola perguruan tinggi, pengajaran, penelitian, pengabdian dan kerjasama. setelah menjelaskan beberapa hal, kegiatan akan dilanjutkan pukul 7 malam lagi.

Istirahat malam sudah usai, sayapun beranjak memasuki kembali ruangan, sudah banyak teman dosma lain yang sedang menikmati makan malam.

Dokumentasi foto by Khamadi

Sekitar pukul 8 malam, Prof Ali Gufron Mukkti yang akan membuka kegiatan pembekalan dosen magang. Nah, sebelum membuka kegiatan beliau memberikan pengarahan dan semangat. Lalu ada empat hal penting dalam mewujudkan Good Governance University pada perguruan tinggi yang disampaikan oleh beliau, yakni transparasi, partisipatif, sesuai perundang-undangan yang berlaku, serta akuntabel.

Foto bersama Dirjen Dikti Prof Ali Gufron Mukkti

Sebelum bubar, pengarahan dilanjutkan oleh pembina masing-masing. Di kampus ITB dimana saya ditempatkan bersama 21 orang dari PTN dan PTS diminta untuk memperkenalkan diri dari kampus mana dan jurusan apa.  21 dosma itu berasal dari  Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer Uyelindo Kupang, Pak Benny (Teknik Informatika); Akademi Teknik Indonesia Cut Meutia, mba Eva (Teknik Kima); Univeritas Yapis Papua, mba Iis (Teknik Sipil); Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Pak Hasrul (Arsitektur); Universitas Muhammadiyah Riau, Pak Budi (Teknik Mesin); Universitas Islam Kalimantan Muhammad Aryad Al Banjari Banjarmasin, mba Mina (Teknik Informatika).

Lalu ada lagi dari Universitas Borneo Tarakan, Pak Eko (Teknik Sipil); Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi, mba Dewi (Farmasi); Universitas taman Siswa, mba Heny (Geografi); Institut Teknologi Yogyakarta, mba Heny Budi (Teknik Kelautan); Univeritas Muhammadiyah Palangka Raya, mas Ari (Teknik Lingkungan); Universitas Dian Nuswantoro, Semarang, Pak Khamadi (Animasi); STMIK Dumai, Pak Sukri (Sistem Informasi); Institut Teknologi Sumatera, mba Tyan (Teknik Lingkungan); STMIK Pringsewu, Lampung, Pak Yono (Manajemen Informatika); Universitas Pasir Pengaraian, Pak Juli (Teknik Sipil); Universitas Muhammadiyah Gorontalo, mba Ghinia (Geografi); Universitas Bangka Belitung, mba Revy (Teknik Sipil); Akademi Farmasi Makassar, mba Nanda (Farmasi) dan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan harapan Ibu Jambi, mba Lili (Farmasi).

Selasa pagi pukul 9 kami sudah berkumpul di lobby hotel sesuai informasi tadi malam untuk melakukan perjalanan ke Bandung dari Bekasi yang ditempuh sekitar 3 jam menggunakan Bus. Bus yang dipakai hari itu bukan bus ITB, karena hari itu nomor kendaraan harus bernomor ganjil. Waktu makan siang bus yang membawa rombongan dosma singgah di Rumah makan Ciganea Purwakarta. Lalu ilanjutkan ke Asrama Tamu ITB jalan Bukit Dago Utara no. 6 Coblong, Bandung. Letak kamar untuk dosma laki-laki berada di bawah dan dosma perempuan di atas.

Malam hari dilakukan rapat pembentukan organisasi kepengurusan dosma18 di ruang tamu, ditemani udara dingin Bandung dan keramahan penghuninya. Rapat malam itu berlangsung cukup riuh dari pengaturan uang kas, pengaturan masak-memasak, perkenalan ulang plus status hidup. Single atau sudah nda available 😀 . Namun yang terpenting kekompakan team sampai kegiatan dosma ini berakhir.

3 comments found

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.