Menapak kaki di Sesenapadang

sesenapadang

Terik panas di siang hari menemani langkah kami ke mamasa, kali ini dengan kecamatan yang berbeda dan tim yang berkurang dua orang. Kami beraksi di kecamatan Messawa dan Sesenapadang.

Dua kecamatan yang jaraknya satu sama lain cukup berjauhan. Hari itu senin, 24 Maret 2014. PNPM pedesaan kecamatan Mamasa Sulawesi Barat mengajak kami kembali, LPB Makassarpreneur.

Jalanan perbukitan yang berkabutDijemput kabut dan udara dingin kami tiba pukul 10 malam. Setelah harus menunggu jeda perjalanan di Polewali berganti mobil dari Makassar dan menanti penumpang yang lain yang akan ke kota Mamasa. Jalan masih sama, berlubang dan berkubang.

Mobil yang hanya berisi 6 penumpang dewasa dan seorang anak kecil. Di kursi belakang dijadikan tempat menampung barang dagangan penumpang terakhir dengan pisang dan kelapa yang menambah beratnya bawaan si kotak empat itu. Di rumah perisitirahatan kami dijemput oleh fasilitator bu lia dan Fasilitator Kabupaten Pak haris.

Nikmatnyan sop konroSecangkir teh panas pagi itu menghangatkan tubuh dan merehatkan fikiran. Menyiapkan diri untuk pelatihan selama dua hari 26-27 maret.

Kami diajak ke warung beringin, salah satu warung muslim yang ada di kecamatan itu. Pesanan rica-rica ayam ditambah suasana pinggir tebing itu terasa menyenangkan di siang hari.

Salah satu menu warung beringin rica-rica ayam

Besoknya, ketika akan berpindah ke kecamatan  Sesepa, supir yang akan mengantar kami merapatkan diri kembali, kali ini dengan pesanan konro yang lezat. Dengan harga Rp 20,000 perporsi sudah membuat kekenyangan. Mudahan tidak mabuk, pikirku.

Di kecamatan mamasa, hotel sajojo. Dinginnya terasa seperti di malino, pohon pinus terlihat berdiri kokoh di sepanjang perbukitan yang kami lalui. Dari jauh, terlihat kabut yang menutup sebagian gunung Mamasa.  Di sana kami bertemu dengan fasilitator kecamatan dan pemberdayaan pak Rio dan Pak harun. Mereka sangat ramah dan membantu kami selama kegiatan berlangsung, padahal hari itu ada rakornas tanggal 27-28 maret.

Kecamatan Mamasa

 

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *