Paundra Noorbaskoro, dari Tambak untuk Masyarakat

Pagi itu setahun lalu 2021, bersama 2 kawan tiba di rumah ibu Fitri, lokasinya yang berjarak sekitar kurang lebih 200 km  dari Makassar. Rumah kayu berlantai dua dengan poster udang dan beberapa keranjang udang berisi udang yang habis dipanen terlihat memenuhi lantai satu. Tampak pula, bapak-bapak petambak yang sedang mengobrol, mereka berbicara dalam bahasa lokal.

Kabupaten Pinrang memiliki garis pantai yang membentang di sepanjang pantai barat Sulawesi Selatan. Karena letak geografisnya yang berdekatan dengan pesisir laut, Kabupaten Pinrang memiliki potensi dalam sektor perikanan dan potensi pariwisata pantai yang dapat dimanfaatkan. Dari ini, pesisirnya juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat melalui kegiatan seperti perikanan, pertanian tambak, dan pariwisata pantai.

Bersyurkur berada di Indonesia, negara  dengan keanekaragaman budaya, geografis, dan etnis yang luar biasa dan juga salah satu negara terbesar di dunia dan memiliki sejarah dan warisan budaya yang sangat kaya. Belum lagi Indonesia dikenal sebagai negara kepulauan yang terletak di Asia Tenggara dan terdiri dari ribuan pulau, dengan jumlah pulau yang mencapai lebih dari 17.000, meskipun hanya sekitar 6.000 yang dihuni. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pulau terbanyak di dunia.

Paundra Noorbaskoro, dengan Gagasan IOT

Ingatan tentang kehidupan para penambak udang di Pinrang ini kembali saat membaca sosok Paundra Noor Baskoro, sosok pemuda yang dengan kegigihannya memberikan dampak positif bagi daerahnya.

Ide-ide bisa datang secara tiba-tiba, dari masalah yang ditemui yang kemudian menghasilkan solusi.

Sosok dibalik pencetus ide penggunaan Sistem Internet of Things untuk mengurangi kerugian para petambak udang. Semenjak bersekolah di SMA Negeri 1 Pacitan, ia mulai tertarik dengan masalah kelautan dan perikanan. Dengan tempat tinggal di daerah pantai di ujung timur pulau jawa bagian selatan.

Bermula dari masyarakat sekitar rumahnya yang sebagian besar adalah para petambak udang putih (udang putih pasifik atau udang raja, merupakan sejenis udang yang berasal dari Samudera Pasifik bagian timur. Udang jenis ini sering ditangkap atau dipelihara untuk dimakan). Hasil pembiakan tidak pasti. Terkadang hasilnya melimpah dan terkadang panennya buruk.

Pengelolaan tambak udang masih menggunakan cara-cara tradisional, menyandingkan dengan perkembangan teknologi dan zaman disempurnakan melalui langkah dan cara yang modern untuk mampu menciptakan produk-produk yang unggul dan populer di pasar manapun.

Teknologi ini diharapkan menjadi sebuah terobosan, langkah baru yang dapat didukung oleh Pemerintah agar dapat menjadi landasan dan solusi yang tepat bagi para petambak udang Vaname dan meminimalisir kerugian hasil panen atau kerugian ekonomi para petambak dalam mengelola udang Vaname dengan benih udang secara efektif.

Paundra, merupakan lulusan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya, Malang. Bersama ketiga temannya di tahun 2018, mereka memanfaatkan lahan yang tidak produktif untuk memulai usaha tambak udang Vaname di Pacitan, Jawa timur. Sayangnya usaha ini gagal di tahun pertama.

udang vaname

Sumber gambar : https://www.minapoli.com/info/langkah-langkah-budidaya-udang-vaname

Berbekal ilmu yang dipunyai di bangku kuliah dan semangat pantang menyerah dalam menghadapi kegagalan. Paundra menemukan bahwa Sistem Internet of Things dapat digunakan dalam usaha tambak.  Sistem yang dikembangkan ini menggunakan teknologi sensor untuk memantau kualitas air laut dengan 4 parameter utama: salinitas, DO (Dissolved Oxygen), suhu dan PH.

Hasil pemantauan kemudian ditampilkan secara real time pada layar PC terintegrasi.

Tak ada usaha yang sia-sia, Paundra Noorbaskoro berkat kegigihannya menjadi salah satu Penerima penghargaan dari Astra SATU Indonesia di tahun 2022 lalu di bidang teknologi kelautan dan perikanan, dari hasil jerih payahnya dalam membantu masyarakat di tempat tinggalnya.

Referensi:

https://news.detik.com/berita/d-6379798/mengenal-6-sosok-inspiratif-peraih-satu-indonesia-awards-2022-astra

https://www.goodnewsfromindonesia.id/2023/09/09/paundra-noor-baskoro-penggagas-teknologi-sensor-kualitas-air

https://jatim.solopos.com/kisah-paundra-rintis-budidaya-udang-berbasis-iot-lebih-cuan-ramah-lingkungan-1512408

https://mindset.viva.co.id/berita/2406-inovasi-teknologi-sensor-kualitas-air-laut-bantu-petaniudang-atasi-fluktuasi-hasil-panen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *